MENU

Mobile Apps

Lamongan Raih Penghargaan Daerah Terinovatif IGA 2025 Berkat Simaya dan Laserku

Wednesday, December 10, 2025, December 10, 2025 WIB Last Updated 2025-12-10T15:32:17Z

 

Lamongan, Kompas Jurnal – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai Daerah Terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, pada Rabu (10/12) di Kempinski Grand Ballroom Lt.11, Jakarta Pusat, dan diserahkan oleh Presiden Direktur CNN Indonesia, Titin Rosmasari.

IGA merupakan penghargaan tahunan dari Kementerian Dalam Negeri yang diberikan kepada pemerintah daerah atas komitmen, kreativitas, dan keberhasilan dalam menghadirkan inovasi di bidang tata kelola, pembangunan, serta pelayanan publik.
“Alhamdulillah, pada IGA 2025 Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan kategori terinovatif. Ini merupakan bukti keberhasilan komitmen kita dalam memberikan layanan publik yang berkualitas,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Pada penilaian IGA 2025, Kabupaten Lamongan melaporkan 203 inovasi, terdiri dari 72 inovasi digital dan 131 inovasi non-digital. Dua inovasi yang menjadi sorotan utama adalah Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2 (Simaya) sebagai unggulan inovasi digital, serta Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah (Laserku) sebagai unggulan inovasi non-digital.

Simaya merupakan platform elektronik berbasis web yang dikembangkan Pemkab Lamongan untuk mempermudah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Sistem ini memungkinkan wajib pajak melakukan pembayaran kapan saja dan di mana saja. Dampaknya, terjadi peningkatan realisasi PBB-P2 secara signifikan, dari Rp43 miliar pada 2022 menjadi Rp49,97 miliar pada 2024. Tingkat kepuasan masyarakat pun naik dari 88,84 persen (2022) menjadi 90,07 persen (2024).

Sementara itu, inovasi Laserku yang awalnya hanya berfokus pada layanan kesehatan dengan kunjungan rumah, kini berkembang menjadi program lintas sektor yang mencakup kesehatan, sosial, dan ekonomi. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau 5.131 KK penerima manfaat, dengan berbagai bentuk bantuan seperti sembako, uang tunai, pemberdayaan ekonomi, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.

Implementasi Laserku terbukti mendorong peningkatan indikator kesejahteraan, termasuk angka harapan hidup yang meningkat dari 72,40 menjadi 75,07 pada 2024, serta indeks kesehatan yang naik dari 0,806 menjadi 0,847 pada periode yang sama.

Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa keberlanjutan seluruh inovasi di Lamongan didukung oleh faktor penting seperti legalisasi inovasi, budaya kerja, alokasi anggaran, dukungan berbagai pihak (masyarakat, akademisi, praktisi, swasta, dan media), kolaborasi antar-OPD, serta pemberian insentif.

Seluruh inovasi tersebut juga selaras dengan RPJMD serta program prioritas pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sehingga semakin memperkuat posisi Lamongan sebagai daerah yang progresif dan adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan masa kini.

Redaksi: Yoyon

Editor:Agl


Komentar

Tampilkan

  • Lamongan Raih Penghargaan Daerah Terinovatif IGA 2025 Berkat Simaya dan Laserku
  • 0

Bitcoin