MENU

Mobile Apps

Target PBB-P2 Lamongan 2025 Melampaui Target, Bupati Yuhronur Kick Off Pencetakan SPPT 2026

Monday, January 5, 2026, January 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T15:51:31Z

LAMONGAN, Kompas Jurnal – Capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Kabupaten Lamongan pada tahun 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, realisasi penerimaan PBB P2 tahun 2025 mencapai 100,27 persen atau sebesar Rp58.150.000.000. Adapun target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp58.000.000.000.

Capaian tersebut didukung oleh beberapa faktor, salah satunya penerapan digitalisasi pelayanan publik dalam sistem pembayaran pajak. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu pemungutan dan pembayaran pajak, meminimalisasi potensi kecurangan, meningkatkan akurasi data, serta mendorong transparansi pengelolaan pajak daerah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa transparansi dan optimalisasi capaian pajak memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan kick off pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) Tahun 2026, Senin (5/1/2026), di Ruang Sasana Nayaka Lantai I Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lamongan.
“Optimalisasi capaian pajak memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Lebih lanjut, Bupati Lamongan meminta agar proses pencetakan dan pendistribusian SPPT PBB P2 dilakukan secara masif dan tepat waktu. Langkah tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pemungutan pajak serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Ahmadi, menjelaskan bahwa terdapat pembaruan dalam SPPT PBB P2 Tahun 2026. Salah satunya adalah pencantuman informasi tunggakan pajak pada tahun-tahun sebelumnya.
“Dengan adanya informasi tunggakan pada SPPT PBB P2 Tahun 2026, diharapkan pemungutan pajak dapat berjalan lebih efektif dan transparan,” jelasnya.
Edy Yunan Ahmadi menambahkan, pada tahap awal pencetakan tahun ini, sebanyak 872.182 lembar SPPT PBB P2 telah dicetak. Adapun kapasitas pencetakan SPPT PBB P2 per hari mampu mencakup hingga dua kecamatan.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis penerimaan pajak daerah ke depan dapat terus meningkat dan berkontribusi positif terhadap pembiayaan pembangunan daerah.

Redaksi: Yoyon

Editor: Agl

Komentar

Tampilkan

  • Target PBB-P2 Lamongan 2025 Melampaui Target, Bupati Yuhronur Kick Off Pencetakan SPPT 2026
  • 0

Bitcoin