Tabungan Study Tour Tak Cair & Dana Komite Dipertanyakan, SMAN 1 Sukomoro Jadi Sorotan LSM FAAM"
NGANJUK Kompas Jurnal– Transparansi pengelolaan dana pendidikan di SMAN 1 Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, kini tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, beredar kabar mengenai tertahannya dana tabungan study tour milik siswa serta munculnya tarikan dana komite insidental yang dilelang oleh wali murid.
Ketua LSM Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) Kabupaten Nganjuk, Achmad Ulinuha , secara tegas meminta pihak sekolah dan komite untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar hukum serta pengelolaan dana tersebut.
Persoalan ini muncul setelah sejumlah tangkapan layar berisi keluhan wali murid tersebar luas. Terdapat dua poin krusial yang menjadi pendapat utama:
Status Dana Study Tour: Meskipun rencana kunjungan ke Bali telah dibatalkan, dana tabungan siswa kabarnya tidak dapat ditarik kembali oleh orang tua.
Dana Komite Insidental: Munculnya penarikan dana tiba-tiba menjelang perjanjian yang dinilai kurang transparan dalam hal peruntukan dan mekanisme pemungutannya.
“Secara logika hukum, jika kegiatan dibatalkan, maka dana tabungan tersebut adalah hak milik siswa atau orang tua. Tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk menahan dana itu tanpa dasar yang jelas,” ujar Achmad Ulinuha.
Ulinuha mengingatkan kembali aturan main dalam lembaga pendidikan, khususnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 . Aturan tersebut secara eksplisit melarang komite sekolah melakukan pungutan yang bersifat memaksa.
“Segala bentuk penggalangan dana hanya diperbolehkan dalam bentuk sumbangan sukarela yang tidak mengikat, harus transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya,” tambahnya.
Guna menghindari spekulasi pembohong dan menjaga integritas institusi pendidikan, FAAM secara khusus mendesak pihak SMAN 1 Sukomoro untuk mengklarifikasi:
Studi tur status dan keberadaan dana tabungan yang batal dilaksanakan.
Landasan hukum serta mekanisme yang digunakan dalam penarikan dana komite insidental.
Laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana agar dapat diakses oleh seluruh wali murid secara terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 1 Sukomoro maupun pengurus komite sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik yang meresahkan para orang tua siswa tersebut.
Redaksi:Aziz
Editor: Agl
- Tabungan Study Tour Tak Cair & Dana Komite Dipertanyakan, SMAN 1 Sukomoro Jadi Sorotan LSM FAAM"
- 0
