Home /
Daerah
News
APBD Lamongan 2026 Defisit Namun Prioritaskan Sektor Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat
APBD Lamongan 2026 Defisit Namun Prioritaskan Sektor Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat
kompas jurnal news
Thursday, October 9, 2025, October 09, 2025 WIB
Last Updated
2025-10-09T20:57:17Z
LAMONGAN, Kompas Jurnal– Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (9/10). Nota keuangan ini secara tegas berfokus pada sektor strategis yang menjadi fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
Pak Yes menekankan bahwa perencanaan APBD 2026 tidak hanya sebatas hitung-hitungan angka, tetapi mengutamakan keberpihakan kepada rakyat.
"Semua perencanaan bernilai strategis bagi kemajuan daerah," tutur Bupati.
Beberapa sektor strategis yang menjadi prioritas dalam APBD 2026 meliputi:
- Pendidikan: Peningkatan kualitas dan fasilitas, mulai dari beasiswa hingga sarana prasarana sekolah.
- Kesehatan: Komitmen menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui gerakan Lamongan Sehat dan Laserku (Lamongan Sehat Dengan Kunjungan Rumah).
- Ekonomi Lokal: Penguatan sektor perindustrian, perdagangan, dan pariwisata. Fokus pada penguatan UMKM, wirausaha muda, revitalisasi pasar desa, serta pengembangan destinasi wisata (religius, Bahari, dan budaya) melalui gerakan Ramashinta.
- Koperasi: Keberpihakan ekonomi juga dilakukan melalui penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
- Sektor Lain: Penguatan juga terus diupayakan pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, sosial kemasyarakatan, dan ketertiban umum.
Dalam nota pengantar tersebut, Bupati Lamongan juga memaparkan proyeksi keuangan daerah tahun 2026:
Pos Anggaran Proyeksi Nilai (IDR)
Pendapatan Daerah 3.225.118.900.000
Belanja Daerah 3.295.413.017.600
Defisit Anggaran minus 70.294.117.699
Proyeksi anggaran tahun 2026 menunjukkan adanya defisit sebesar Rp70,29 miliar, yang sedikit lebih rendah dibandingkan defisit tahun 2025 (total pendapatan Rp3,237 triliun dan belanja Rp3,325 triliun).
(Redaksi/Yoyon)
Editor:Agl
Komentar
- APBD Lamongan 2026 Defisit Namun Prioritaskan Sektor Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat
- 0


