Home /
Daerah
News
Berpacu dengan Waktu, Bayi Ibrahim di Gresik Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati
Berpacu dengan Waktu, Bayi Ibrahim di Gresik Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati
kompas jurnal news
Tuesday, December 30, 2025, December 30, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-30T16:08:49Z
GRESIK, Kompas Jurnal – Perjuangan melawan penyakit langka kembali mengetuk nurani publik. Seorang bayi berusia 12 bulan bernama Ibrahim Alayyubi, yang berdomisili di Kabupaten Gresik, saat ini tengah berjuang melawan Atresia Biliaris, kelainan bawaan serius pada saluran empedu yang berisiko tinggi menyebabkan gagal hati hingga kematian apabila tidak segera ditangani secara medis.
Sejak lahir, Ibrahim telah didiagnosis mengidap Atresia Biliaris, kondisi yang menyebabkan tersumbatnya saluran empedu sehingga fungsi hati mengalami kerusakan secara progresif. Gejala klinis yang dialami antara lain pembesaran perut, gangguan metabolisme, serta penurunan daya tahan tubuh.
Berdasarkan rekomendasi tim medis, transplantasi hati menjadi satu-satunya tindakan medis yang dapat menyelamatkan nyawa Ibrahim. Karena keterbatasan fasilitas transplantasi hati di Jawa Timur, Ibrahim dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Secara prosedural, biaya tindakan transplantasi ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun, pihak keluarga masih dihadapkan pada kebutuhan biaya besar di luar skema BPJS, terutama untuk skrining dan pemeriksaan calon pendonor yang diperkirakan mencapai Rp140 juta.
Selain itu, biaya nonmedis seperti transportasi, akomodasi pendamping keluarga, serta kebutuhan hidup selama proses perawatan di Jakarta turut menjadi beban berat bagi keluarga.
Secara administratif, Ibrahim tercatat sebagai penduduk Kota Surabaya, namun secara faktual saat ini berada di Kabupaten Gresik, sehingga proses pendampingan sosial dan kemanusiaan memerlukan perhatian lintas wilayah.
Melihat kondisi tersebut, PATTIRo Gresik bersama BAZNAS membuka penggalangan donasi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak demi keselamatan hidup Ibrahim. Donasi difokuskan pada pembiayaan skrining pendonor dan kebutuhan medis penunjang yang bersifat krusial.
“Atresia Biliaris adalah penyakit yang berpacu dengan waktu. Setiap keterlambatan penanganan dapat memperkecil peluang hidup anak. Dukungan publik menjadi bagian penting dari proses penyelamatan nyawa,” ujar salah satu relawan pendamping keluarga.
Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) DPC Kabupaten Gresik, Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph., menyampaikan apresiasi atas langkah cepat penggalangan donasi serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu proses penyelamatan bayi Ibrahim.
“Kami mengapresiasi inisiatif kemanusiaan yang dilakukan PATTIRo Gresik dan BAZNAS. Kasus ini bukan semata persoalan medis, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan keadilan sosial. Negara telah hadir melalui BPJS, namun kepedulian masyarakat menjadi kekuatan tambahan yang sangat menentukan. LPK-RI DPC Kabupaten Gresik mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu demi menyelamatkan masa depan seorang anak,” tegasnya.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi berikut:
Rekening Resmi Penggalangan Donasi
Bank Jatim
No. Rekening: 0273706861
Atas Nama: UPZ PATTIRO KEREN
Rekening Donasi Keluarga
Bank Jatim: 1836010333
BRI: 62802017513537
Mandiri: 1780006951020
(a.n. Sulis Setiawati Nikmah)
Untuk transparansi dan pendataan donasi, konfirmasi dapat dilakukan melalui:
0857-1314-8250 (Wenda F.)
0823-4297-8688 (Budi Lestari)
0813-3110-7516
0813-3093-2395
Penggalangan dana ini menjadi pengingat bahwa di balik angka, prosedur, dan regulasi layanan kesehatan, terdapat nyawa kecil yang bergantung pada kepedulian sosial. Uluran tangan masyarakat bukan sekadar solidaritas, tetapi wujud nyata kehadiran kemanusiaan di saat sistem negara bekerja.
Di usia yang belum genap dua tahun, Ibrahim belum memahami arti sakit dan perjuangan hidup. Namun harapan itu tetap ada—tumbuh dari kepedulian banyak hati yang memilih untuk peduli.
Redaksi: Team
Editor:Agl
Komentar
- Berpacu dengan Waktu, Bayi Ibrahim di Gresik Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati
- 0
