Home /
Daerah
News
Lampaui Target Nasional, Kabupaten Lamongan Catat Luas Tambah Tanam 192 Ribu Hektare Demi Swasembada Pangan 2025
Lampaui Target Nasional, Kabupaten Lamongan Catat Luas Tambah Tanam 192 Ribu Hektare Demi Swasembada Pangan 2025
kompas jurnal news
Tuesday, December 30, 2025, December 30, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-30T16:20:27Z
Lamongan, Kompas Jurnal – Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Lamongn berhasil melampaui target nasional. Hingga 29 Desember 2025, capaian LTT Lamongan tercatat mencapai 192.430 hektare, sementara target nasional yang ditetapkan untuk Kabupaten Lamongan sebesar 192.373 hektare.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Mugito, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti kesiapan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025, sebagaimana dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“LTT di Kabupaten Lamongan sudah melampaui target yang ditetapkan secara nasional. Capaian ini menunjukkan kesiapan Pemkab Lamongan untuk berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan 2025,” ujar Mugito, Selasa (30/12/2025), di Kantor DKPP Kabupaten Lamongan.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Pemkab Lamongan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas padi. Saat ini, luas baku sawah di Kabupaten Lamongan tercatat mencapai 96.095,5 hektare.
Berbagai langkah strategis dilakukan, antara lain penyediaan bibit padi berkualitas, pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier, pembangunan embung, penyediaan sumur dangkal dan sumur dalam, serta optimalisasi potensi lahan sawah maupun non-sawah, seperti wilayah rawa, lahan bera, dan kawasan perhutanan sosial.
Selain itu, Pemkab Lamongan juga menyediakan pompa air, melakukan pendampingan petani melalui sekolah lapang seperti SL-GAP dan SL-PHT, serta mengawal proses budidaya padi hingga masa panen agar menghasilkan produksi yang optimal.
Upaya lain yang turut dilakukan meliputi penyusunan jadwal tanam di setiap kecamatan, monitoring lapangan secara harian, serta identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan).
“Pemkab Lamongan bersama para petani siap menyukseskan program swasembada pangan. Berbagai langkah telah kami lakukan, termasuk mencanangkan penggunaan dana desa minimal 20 persen untuk sektor pertanian, yang rencananya akan digunakan untuk pelaksanaan sekolah lapang agar kapasitas dan kemandirian petani semakin meningkat,” jelas Mugito.
Lebih lanjut, Mugito menegaskan bahwa keberhasilan capaian LTT juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani. Bertambahnya luas tanam akan meningkatkan volume produksi pangan, membuka peluang kerja baru melalui pemanfaatan lahan tidur, serta meningkatkan nilai ekonomi wilayah pertanian di Kabupaten Lamongan.
Redaksi: Yoyon
Editor: Agl
Komentar
- Lampaui Target Nasional, Kabupaten Lamongan Catat Luas Tambah Tanam 192 Ribu Hektare Demi Swasembada Pangan 2025
- 0
