MENU

Mobile Apps

Dinamika Rumah Tangga Pria Surabaya di Mojokerto Diuji Sosok Masa Lalu dan Tekanan Profesi Jurnalis

Thursday, December 11, 2025, December 11, 2025 WIB Last Updated 2025-12-11T15:43:12Z

 

Mojokerto, Kompas Jurnal— Kisah rumah tangga tidak pernah benar-benar sederhana. Ia adalah perjalanan panjang yang dibangun oleh cinta, namun sering kali diuji oleh masa lalu, tekanan hidup, dan dinamika hubungan yang tak terduga. Begitulah prahara yang kini dialami seorang pria berinisial IN (48), warga Bratang, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

IN menuturkan bahwa keharmonisan rumah tangganya perlahan mulai goyah setelah muncul kembali sosok pria lain yang dikaitkan dengan masa lalu istrinya—seseorang yang disebut sebagai anggota TNI yang bertugas di Papua.

Menurut pengakuannya kepada redaksi, rumah tangga mereka sebelumnya dibangun atas dasar saling menguatkan. Sang istri, yang pernah menjalani biduk rumah tangga selama 20 tahun dengan seorang anggota TNI lainnya, akhirnya menemukan harapan baru bersama IN. Dari pernikahan itu, mereka bahkan telah dikaruniai seorang anak yang kini berusia tujuh bulan.

Pasangan ini tinggal di Perumahan Ghanesha, Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto—sebuah tempat yang awalnya menjadi simbol tekad mereka untuk memulai hidup baru. Namun perjalanan tersebut ternyata tidak semulus yang dibayangkan.

IN mengungkapkan bahwa pertengkaran mulai muncul seiring aktivitasnya sebagai jurnalis, terutama ketika ia banyak memberitakan soal perjudian sabung ayam dan dugaan penyimpangan distribusi BBM non-subsidi. Dua lokasi pemberitaan di wilayah Jember dan Lumajang diduga menjadi pemicu ketegangan.

Menurut IN, istrinya kerap melontarkan kata-kata kasar dan memberikan tekanan psikologis ketika dirinya menyoroti isu-isu sensitif tersebut. Ia juga menuturkan kecurigaannya bahwa istrinya kembali menjalin komunikasi dengan sosok abdi negara yang pernah hadir dalam kehidupannya di masa lalu.

Ketegangan mencapai puncak ketika terjadi keributan pada suatu pagi. Tidak lama kemudian, IN menerima kabar dari rekannya sesama jurnalis bahwa dirinya telah “diusir” dari rumah, dan sang istri meminta agar namanya tidak lagi dikaitkan dengan sosok bernama Indra.

Kisah ini menjadi cerminan betapa rumitnya hubungan manusia ketika cinta harus berjalan berdampingan dengan masa lalu, tekanan ekonomi, serta pekerjaan yang penuh risiko. Konflik rumah tangga sering kali tidak semata-mata dipicu oleh perselisihan kecil, melainkan oleh tumpukan masalah yang dibiarkan tanpa penyelesaian.

IN adalah potret seseorang yang berusaha mempertahankan keluarga, namun pada akhirnya harus berhadapan dengan kenyataan pahit: tidak semua hubungan mampu bertahan ketika kepercayaan mulai retak.

Sebagai masyarakat, kita perlu melihat kasus seperti ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memahami bahwa setiap keluarga memiliki pergulatannya masing-masing. Bagi mereka yang menghadapi situasi serupa, ruang dialog, konseling, hingga bantuan hukum bisa menjadi jalan keluar.

Rumah tangga adalah perjuangan dua arah. Ketika salah satu berhenti berjuang, di situlah perahu mulai oleng.

Redaksi: Team

Editor:Agl

Komentar

Tampilkan

  • Dinamika Rumah Tangga Pria Surabaya di Mojokerto Diuji Sosok Masa Lalu dan Tekanan Profesi Jurnalis
  • 0

Bitcoin