Home /
Daerah
News
Polri
Rilis Akhir Tahun 2025: Angka Kriminalitas di Wilayah Hukum Polresta Tangerang Turun 16,6 Persen
Rilis Akhir Tahun 2025: Angka Kriminalitas di Wilayah Hukum Polresta Tangerang Turun 16,6 Persen
kompas jurnal news
Saturday, December 27, 2025, December 27, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-27T15:58:21Z
TANGERANG, Kompas Jurnal — Polresta Tangerang mencatat kemampuan positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Rilis Akhir Tahun, angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Tangerang mengalami penurunan signifikan sebesar 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2025, tercatat 1.362 kasus tindak pidana, menurun dari 1.635 kasus pada tahun 2024. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan langkah preventif, patroli rutin, serta penegakan hukum yang konsisten.
“Penurunan angka kriminalitas ini menunjukkan bahwa upaya preventif, patroli, dan penegakan hukum yang kami lakukan mulai memberikan dampak nyata,” ujar Indra Waspada.
Dari total kasus tersebut, Polresta Tangerang bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 207 kasus tindak pidana yang menjadi atensi, serta mencatat 457 kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat, turun 12,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 525 kasus.
Jenis kejahatan yang ditangani meliputi pencurian dengan pemberatan (205 kasus), pencurian dengan kekerasan (19 kasus), pencurian kendaraan bermotor (10 kasus), narkotika (187 kasus), penghapusan berat (32 kasus), serta pembunuhan (4 kasus).
Selain itu, sepanjang tahun 2025 tercatat 33 kejadian penemuan mayat, yang seluruhnya telah ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian masyarakat antara lain pembunuhan bos rental mobil, gangguan viral antara ojek pangkalan dan ojek online di Stasiun Tigaraksa, kasus anak yang membunuh ayah kandungnya di wilayah Mauk, serta penemuan mayat di kebun pisang.
Pemberantasan Narkotika
Dalam penindakan narkotika, Polresta Tangerang berhasil mengungkap 258 kasus dengan 359 tersangka, terdiri dari 341 laki-laki dan 18 perempuan.
Barang bukti yang diamankan meliputi:
- Sabu: 1.315,04 gram
- Ganja: 13.951,02 gram
- Cairan sintetis: 46,64 gram
- Tembakau sintetis (gorila): 2.633,89 gram
- Puluhan ribu butir obat keras dan psikotropika
Lalu Lintas dan Pelayanan Publik
Pada sektor lalu lintas, sepanjang tahun 2025 tercatat 698 kejadian kecelakaan, meningkat 11,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 565 kejadian. Korban meninggal dunia tercatat 169 jiwa, luka berat 116 jiwa, dan luka ringan 663 jiwa, dengan total kerugian materiil mencapai Rp664.350.000.
Penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang mencapai 12.783 perkara, dengan 12.780 perkara telah disidangkan.
Melalui Call Center 110, Polresta Tangerang menerima 11.863 panggilan terjawab, sementara 2.911 panggilan tercatat tidak terjawab atau miscall. Inovasi pelayanan publik terus dikembangkan melalui Command Center, jaringan CCTV, dan layanan Halo Kapolresta.
Pengawasan Internal dan Program Dukungan Pemerintah
Dalam bidang pengawasan internal, terdapat 5 kasus pelanggaran disiplin dan 5 kasus pelanggaran kode etik profesi Polri, yang seluruhnya telah diselesaikan sesuai ketentuan.
Polresta Tangerang juga mendukung program pemerintah dengan mengoperasikan 3 unit SPPG dan menyiapkan 26 unit SPPG tambahan. Pada program ketahanan pangan, tersedia 192 titik lahan seluas 246,96 hektare, dengan hasil panen jagung kuartal III mencapai 30,28 ton yang telah diserap Bulog.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Polresta Tangerang menyalurkan 200.500 kilogram beras SPHP, dan 174.500 kilogram telah didistribusikan kepada masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat,” tegas Indra Waspada.
Pemusnahan Barang Bukti
Dalam rangkaian Rilis Akhir Tahun, Polresta Tangerang juga menyerahkan barang bukti berupa 135 dus berisi 1.860 botol minuman keras, 70 bilah senjata tajam, serta 27 knalpot brong hasil Operasi Patuh.
Barang bukti miras dihancurkan dengan steam roller, sementara senjata tajam dan knalpot dihancurkan menggunakan mesin gerinda.
Menutup rilisnya, Kapolresta Tangerang menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga keamanan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Redaksi: Arif
Editor: Agl
Komentar
- Rilis Akhir Tahun 2025: Angka Kriminalitas di Wilayah Hukum Polresta Tangerang Turun 16,6 Persen
- 0
