MENU

Mobile Apps

Bukan Sekadar Takjil, Petani Milenial Besuki Bagikan Sayur Segar Hasil Panen Mandiri.

Saturday, February 28, 2026, February 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T12:19:39Z

  

SITUBONDO Kompas Jurnal Online  – Ada pemandangan berbeda di Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Jika biasanya masyarakat berbagi makanan siap saji atau takjil, Komunitas Petani Milenial Situbondo (PAMILO) memilih cara unik dan produktif dengan membagikan sayur-mayur segar secara gratis bagi warga sekitar.

Aksi sosial yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda petani Situbondo tidak hanya ahli dalam mengolah lahan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Salah satu penggerak PAMILO, Mbak Veris, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan hasil kolektif dari semangat gotong royong. Pihaknya sengaja memilih sayuran sebagai komoditas berbagi karena merupakan kebutuhan pokok harian di setiap dapur keluarga.

“Kami ingin berbagi sesuatu yang manfaatnya langsung menyentuh kebutuhan dapur sehari-hari. Sayur-sayur ini adalah hasil panen sendiri dan sumbangan sukarela dari teman-teman petani milenial serta warga sekitar,” ujar Mbak Veris.

Berbagai jenis sayuran segar mulai dari kangkung, tauge, sawi, tomat, hingga oyong tersedia untuk diambil secara cuma-cuma oleh warga. Keikhlasan menjadi kunci utama kegiatan ini; para petani menyumbangkan apa pun yang sedang mereka panen di kebun masing-masing.

Lebih dari sekadar aksi bagi-bagi gratis, PAMILO ingin mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya kemandirian pangan. Melalui kegiatan ini, mereka menunjukkan bahwa desa memiliki kekuatan besar untuk menopang kebutuhan warganya sendiri melalui sinergi para petaninya.

“Ini bukan soal siapa yang memberi paling banyak, tapi soal rasa kebersamaan. Kalau bukan kita yang menguatkan ketahanan pangan dari desa, siapa lagi? Ini adalah bentuk kemandirian pangan dan semangat gotong royong,” tegas Mbak Veris.

Gerakan "Jumat Berbagi Sayur" ini dipastikan akan terus bergulir selama bulan Ramadhan. PAMILO berharap langkah sederhana ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Warga yang melintas atau membutuhkan dipersilakan datang langsung ke lokasi di Desa Widoropayung setiap Jumat sore untuk mendapatkan pasokan sayur segar hasil bumi Situbondo.

Redaksi: Kit

Editor: bIe

Komentar

Tampilkan

  • Bukan Sekadar Takjil, Petani Milenial Besuki Bagikan Sayur Segar Hasil Panen Mandiri.
  • 0

Bitcoin