Maut di Jalur Bambe: Niat Jual Takjil, Pemotor Perempuan Tewas Tabrak Truk Macet.
GRESIK Kompas Jurnal Online – Insiden kecelakaan maut kembali memutus nyawa di jalur transportasi Kabupaten Gresik. Seorang pengendara sepeda motor perempuan dilaporkan tewas seketika setelah menghantam bagian belakang truk di Jalan Raya Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, pada Rabu (25/2/2026). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini menyita perhatian publik lantaran terjadi tepat saat arus lalu lintas sedang mengalami kepadatan tinggi, sebuah situasi yang menuntut kewaspadaan ekstra bagi setiap pengguna jalan.
Korban teridentifikasi bernama Anggi Ismi Nurahmasari (26), seorang warga lokal asal Desa Bambe. Ironisnya, saat petaka itu menjemput, korban diketahui sedang dalam perjalanan untuk menjalankan rutinitas ekonomi musiman, yakni berjualan takjil. Harapan untuk mengais rezeki di bulan suci justru berakhir duka mendalam di aspal jalanan, menambah daftar panjang kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan roda dua di wilayah hukum Driyorejo.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa kronologi kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi W 6349 DH yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, arus lalu lintas dilaporkan sedang dalam kondisi macet total. Dalam situasi tersebut, korban diduga kurang waspada dalam mengantisipasi jarak aman sehingga menabrak truk bernopol L 9624 CL yang berhenti statis akibat antrean kendaraan di depannya.
Truk yang terlibat dalam benturan tersebut dikemudikan oleh M. Makki (49), warga Dusun Gersaba, Desa Banakah, Bangkalan. Benturan keras pada bagian belakang truk membuat korban terpental dan terkapar di badan jalan raya. Akibat luka parah yang diderita, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Petugas segera mengevakuasi jenazah korban ke RS Anwar Medika Balongbendo untuk menjalani prosedur visum et repertum (VER).
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi mata, polisi menyimpulkan bahwa faktor utama pemicu kecelakaan ini adalah rendahnya tingkat kehati-hatian pengendara di tengah situasi kemacetan. Selain hilangnya nyawa, insiden ini juga mencatatkan kerugian materiil berupa kerusakan kendaraan yang ditaksir mencapai Rp200 ribu. Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi pengendara lain bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal.
Pihak Kepolisian Sektor Driyorejo telah mengambil langkah tegas dengan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk diproses secara hukum. "Seluruh kendaraan yang terlibat sudah kami amankan untuk selanjutnya diproses oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik," tegas Kompol Musihram, mengakhiri keterangan resminya terkait tragedi sore berdarah tersebut.
Redaksi: Team
Editor: bIe
- Maut di Jalur Bambe: Niat Jual Takjil, Pemotor Perempuan Tewas Tabrak Truk Macet.
- 0