MENU

Mobile Apps

Transformasi MADAS Sedarah: Dari Budaya Cangkrukan Menuju Pendidikan Politik Kader.

Sunday, March 1, 2026, March 01, 2026 WIB Last Updated 2026-03-01T18:25:22Z

 

SURABAYA, Kompas Jurnal Online   — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sedarah Kota Surabaya kembali menggelar kegiatan rutin bulanan bertajuk Cangkrukan MADAS Sedarah. Pada bulan ini, agenda dikemas secara khusus dalam tema Cangkrukan Politik, yang dilaksanakan di Kantor DPAC Genteng, Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan antusiasme luar biasa dari seluruh keluarga besar MADAS Sedarah. Alhamdulillah, acara dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC, pengurus DPAC se-Kota Surabaya, anggota, serta kader MADAS Sedarah yang menunjukkan komitmen kuat dalam membangun organisasi secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, hadir sebagai narasumber utama Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat, Syafiuddin, yang memberikan pemaparan strategis mengenai pentingnya organisasi kemasyarakatan memahami serta belajar politik secara baik dan benar.

Dalam penyampaiannya, Bapak Syafiuddin menegaskan bahwa organisasi masyarakat seperti MADAS Sedarah harus memiliki kesadaran politik agar mampu menjadi kekuatan sosial yang konstruktif di tengah masyarakat.



“MADAS Sedarah harus belajar politik, karena politik adalah bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Organisasi yang memahami politik akan menjadi kekuatan besar dalam menjalankan roda organisasi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Surabaya,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa Komisi A DPRD Kota Surabaya siap membuka ruang kolaborasi dan sinergi bersama MADAS Sedarah Surabaya dalam rangka penguatan partisipasi masyarakat serta pembangunan sosial kemasyarakatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Bung Taufik, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi pelaksanaan kegiatan cangkrukan yang telah berjalan secara istiqomah selama empat bulan berturut-turut.

Dalam sambutannya, Bung Taufik menyampaikan bahwa budaya diskusi dan cangkrukan merupakan identitas kekuatan organisasi rakyat.

“Istiqomah dalam berkumpul, berdiskusi, dan belajar adalah fondasi organisasi besar. Cangkrukan MADAS Sedarah ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi ruang pendidikan sosial dan politik bagi seluruh anggota,” tegasnya.

Menambah nilai strategis kegiatan, turut hadir pula salah satu perwakilan unsur intelijen dari Mabes Polri yang hadir untuk bersilaturahmi serta mempererat komunikasi dengan anggota MADAS Sedarah di Kota Surabaya, sebagai bentuk sinergitas antara organisasi masyarakat dan aparat negara.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPD, Ketua DPC, serta seluruh jajaran pengurus MADAS Sedarah Surabaya yang semakin memperkuat soliditas organisasi.

Dengan terselenggaranya Cangkrukan Politik ini, MADAS Sedarah Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi masyarakat yang edukatif, progresif, serta mampu berperan aktif dalam dinamika sosial dan pembangunan politik di Kota Surabaya.

MADAS Sedarah — Solid, Berdaya, dan Bermartabat untuk Masyarakat.

Redaksi: Aziz

Editor: bIe

Komentar

Tampilkan

  • Transformasi MADAS Sedarah: Dari Budaya Cangkrukan Menuju Pendidikan Politik Kader.
  • 0

Bitcoin