MENU

Mobile Apps

Gelar Musker di Kota Batu, FKDT Bangkalan Fokus pada Penguatan Mutu dan Transformasi Digital Madrasah Diniyah

Wednesday, December 17, 2025, December 17, 2025 WIB Last Updated 2025-12-17T16:01:58Z

Bangkalan, Kompas Jurnal – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bangkalan, Madura, menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Villa Apple, Jalan Abdul Ghoni Atas Kusuma Pinus, Kota Batu, Jawa Timur.

Musyawarah kerja ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat eksistensi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kabupaten Bangkalan, sekaligus meneguhkan komitmen FKDT dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan nonformal di daerah tersebut.

FKDT merupakan organisasi yang menaungi dan mengoordinasikan seluruh lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah. Dalam menjalankan perannya, FKDT menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan mutu, tata kelola, serta pengembangan kapasitas lembaga MDT agar mampu memberikan pendidikan keagamaan yang berkualitas bagi generasi muda.

Ketua DPC FKDT Bangkalan, Mahsus, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus merumuskan rencana program kerja untuk tahun ajaran mendatang.
“Kita perlu terus meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Diniyah Takmiliyah agar mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Mahsus juga menyoroti tantangan di era digital, khususnya terkait administrasi MDT yang kini dituntut serba digital. Menurutnya, akses internet yang belum merata dan belum stabil, terutama di wilayah terpencil, menjadi hambatan utama dalam memastikan fungsi MDT berjalan optimal secara real-time.
“Ketergantungan pada koneksi yang stabil sangat krusial untuk efisiensi transfer data, seperti pada sistem IZOP dan EMIS,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal I FKDT Bangkalan, Mahrus Ali ZH, menambahkan bahwa rendahnya literasi dan keterampilan digital di kalangan pengelola MDT juga berpotensi menimbulkan resistensi terhadap perubahan. Ia berharap pemerintah hadir melalui program pelatihan bagi kepala dan pengelola MDT.
“Seluruh pengelola MDT di Bangkalan harus mampu mengikuti dan mengimbangi perkembangan digital. Ini merupakan langkah konkret revitalisasi data MDT sekaligus wujud transformasi digital yang menjadi program prioritas Kementerian Agama,” jelasnya.
Di sela-sela dialog peserta, Musykerwaka FKDT Bidang Humas, Imam Asyari, menegaskan bahwa perubahan pola pikir dan kebiasaan kerja dari sistem manual ke digital membutuhkan manajemen perubahan organisasi yang efektif.
“Namun kita tidak perlu pesimis. Teknologi digital justru dapat menjadi jembatan baru bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk semakin memperkuat eksistensinya,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Umum DPC FKDT Bangkalan, Humaidi, menjelaskan bahwa pelaksanaan musyawarah kerja ini didukung anggaran sukarela atau sumbangan dari DPAC sebagai wujud kekompakan dan kegigihan bersama.
“Kegiatan ini menjadi spirit dan semangat kita untuk berkhidmat kepada MDT di Kabupaten Bangkalan. Kita siap mewakafkan jiwa dan raga demi kesejahteraan Madrasah Diniyah Takmiliyah,” pungkasnya.
Redaksi: Zal
 
Editor:Agl

Komentar

Tampilkan

  • Gelar Musker di Kota Batu, FKDT Bangkalan Fokus pada Penguatan Mutu dan Transformasi Digital Madrasah Diniyah
  • 0

Bitcoin