MENU

Mobile Apps

Menebar Kasih di Bulan Suci, Ponpes Al-Munawaroh Lamongan Perkuat Spiritual Santri MI Melalui Kajian Kitab Kuning

Monday, March 9, 2026, March 09, 2026 WIB Last Updated 2026-03-09T14:51:27Z

 

LAMONGAN Kompas Jurnal – Suasana khidmat dan penuh keberkahan seluruh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Munawaroh pada Senin (9/3/2026). Mengiringi hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, pesantren ini resmi membuka rangkaian agenda Pondok Ramadhan yang dirancang khusus bagi para santri tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Mengusung tema besar "Menebar Kasih, Menuai Berkah" , kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh santri yang siap menimba ilmu dan mempertebal spiritualitas mereka.

Agenda Pondok Ramadhan kali ini tidak hanya menitikberatkan pada ritual ibadah, tetapi juga pada pendalaman sastra Islam klasik (Kitab Kuning). Penyusunan kegiatan harian disusun secara komprehensif untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan positif santri, di antaranya:

  • Ibadah Berjamaah & Sosial: Dimulai dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi, dilanjutkan Shalat Maghrib, Isya, hingga Tarawih berjamaah.

  • Literasi Al-Qur'an: Tadarus bersama untuk menghidupkan syiar Islam di malam hari.

  • Kajian Sastra Klasik: Pendalaman kitab Ta'lim Muta'allim (etika menuntut ilmu), Aqidatul Awam (dasar akidah), kajian Fikih ibadah, hingga penguatan dasar-dasar ilmu Akhlak.

Kepala MI Al-Munawaroh, Ibu Fitria Mahmudah, S.Pd. , menegaskan bahwa program tahunan ini merupakan ikhtiar madrasah dalam menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kemantapan spiritual.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akar spiritual yang kuat di tengah tantangan era modern. Mereka adalah calon penyambung estafet dakwah Rasulullah SAW,” tutur Ibu Fitria.

Beliau memaparkan lima pilar utama yang menjadi target pencapaian program ini:

  1. Taqarrub : Mendekatkan diri kepada Allah SWT.

  2. Kualitas Ibadah: Meningkatkan kekhusyukan dan tata cara ibadah yang benar.

  3. Kedalaman Ilmu: Memperkuat pemahaman Al-Qur'an, Hadis, dan Fikih.

  4. Kemandrian: Membentuk karakter disiplin melalui ritme kehidupan pesantren.

  5. Kesalehan Sosial: Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Transformasi positif yang ditunjukkan para santri mendapat sambutan hangat dari orang tua. Asya Dwi Jayanti , salah satu wali santri kelas 4 (Elkafa), menyatakan kebanggaannya atas bimbingan intensif yang diberikan Ponpes Al-Munawaroh.

“Saya merasakan perubahan signifikan pada kemandirian dan pemahaman agama anak saya. Kajian kitab kuning dan amaliyah Ramadhan tahun ini sangat terarah. Ini adalah pengalaman spiritual yang luar biasa bagi anak-anak kami,” ungkapnya.

Melalui momentum Pondok Ramadhan ini, Ponpes Al-Munawaroh berharap para santri dapat membawa nilai-nilai Akhlakul Karimah yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari di luar lingkungan madrasah.

Redaksi:A.Rhm

Editor: Agl

Komentar

Tampilkan

  • Menebar Kasih di Bulan Suci, Ponpes Al-Munawaroh Lamongan Perkuat Spiritual Santri MI Melalui Kajian Kitab Kuning
  • 0

Bitcoin