MENU

Mobile Apps

Ramadhan Berbagi: Fatayat NU Ploro Alirkan Kedamaian Lewat Santunan Yatim dan Duafa

Sunday, March 8, 2026, March 08, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T09:15:44Z

 

LAMONGAN Kompas Jurnal– Suasana khidmat nan syahdu menyelimuti Masjid Al-Falah, Dusun Ploro, Desa Sumurgenuk, pada Minggu (8/3/2026). Di bawah naungan bulan suci Ramadhan, Sahabati Fatayat NU Ranting Ploro menggelar aksi kemanusiaan bertajuk santunan anak yatim dan kaum duafa sebagai wujud nyata kepedulian sosial organisasi.

Rangkaian kegiatan religius ini telah dimulai sejak fajar menyingsing. Diawali dengan pengajian rutin bakda subuh, acara berlanjut dengan Khotmil Qur'an dan tahlil bersama warga setempat, menciptakan nuansa spiritual yang kental di seluruh penjuru dusun.

Memasuki acara inti pada pukul 13.00 WIB, semangat kebangsaan tetap bergelora di tengah khidmatnya doa. Sebagaimana ciri khas Nahdlatul Ulama, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan selawat Nabi bersanding harmonis dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Fatayat, serta lagu perjuangan Syubbanul Wathon.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya:

  • Ustadz Ghufron, S.Pd.I. (Ketua Ta’mir Masjid Al-Falah sekaligus Ketua Tanfidziyah NU Ranting Ploro).

  • Kepala Dusun Ploro beserta jajaran Ketua RW dan RT.

  • Pimpinan Banom NU: Muslimat, GP Ansor, serta IPNU-IPPNU Ranting Sumurgenuk.

Ketua Fatayat NU Ranting Ploro, Sahabati Yuliatin, menegaskan bahwa agenda ini merupakan program rutin tahunan setiap bulan puasa. Ia menekankan bahwa keberhasilan acara ini adalah buah dari kekompakan anggota yang tetap "guyub" dan satu komando.

"Terima kasih tak terhingga kepada seluruh pengurus dan para donatur, baik yang berada di desa maupun di perantauan. Semoga amal jariyah ini menjadi wasilah datangnya rezeki yang melimpah dan penuh barokah," ujar Yuliatin dalam sambutannya.

Ia juga berharap sinergi antar Banom NU di Desa Sumurgenuk semakin solid agar organisasi dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Ustadz Ghufron, S.Pd.I. memberikan pesan mendalam mengenai pengamalan agama secara utuh. Beliau mengajak jamaah untuk menjadikan seluruh anggota tubuh benar-benar "berserah diri" kepada Allah.

"Sebagai perenungan, jika telinga mendengar azan namun kaki tidak bergerak menuju masjid, itu pertanda telinga kita belum sepenuhnya Islam. Mari kita berusaha menjalankan syariat secara kaffah atau menyeluruh," tutur beliau di hadapan jamaah.

Pada kesempatan Ramadhan kali ini, Fatayat NU Ranting Ploro berhasil menyalurkan bantuan kepada:

  1. 8 Anak yatim/piatu.

  2. 21 Warga kaum duafa.

  3. 4 Anak yang memerlukan perhatian khusus.

Acara ditutup dengan doa penuh kekhusyukan yang dipimpin oleh Bapak H. Anwar SE, S.Pd.I. Melalui bantuan ini, diharapkan beban para penerima manfaat dapat sedikit teringan, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah ini.

Redaksi:AHW

Editor:Agl


Komentar

Tampilkan

  • Ramadhan Berbagi: Fatayat NU Ploro Alirkan Kedamaian Lewat Santunan Yatim dan Duafa
  • 0

Bitcoin