Home /
Daerah
News
Pengelolaan BUMDes Jrengik Sampang Disorot: PJ Kades dan Perangkat Desa Bungkam, Warga Desak Audit
Pengelolaan BUMDes Jrengik Sampang Disorot: PJ Kades dan Perangkat Desa Bungkam, Warga Desak Audit
kompas jurnal news
Saturday, December 27, 2025, December 27, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-27T14:58:06Z
Sampang Sabtu, 27 Desember 2025. Kompas Jurnal — Keberadaan serta pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, kini menjadi sorotan publik. Minimnya informasi yang diberikan pihak pemerintah desa menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Tim penyelidikan berupaya memberikan klarifikasi kepada Pejabat (PJ) Kepala Desa Jrengik terkait pengelolaan dana dan aktivitas BUMDes. Namun hingga berita ini diturunkan, PJ Desa Jrengik melaporkan sulit ditemui maupun dihubungi, sehingga proses konfirmasi tidak membuahkan hasil.
Upaya serupa juga dilakukan pada salah satu perangkat Desa Jrengik bernama Yanto. Sayangnya, yang bersangkutan enggan memberikan keterangan terkait dana maupun kegiatan BUMDes. Sikap tertutup tersebut semakin memicu spekulasi dan keresahan di kalangan masyarakat.
Sikap bungkam aparatur desa ini dinilai sangat memalukan. Sebagai penyelenggara pemerintahan desa sekaligus pelayan publik, seharusnya pihak desa menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam prinsip pengelolaan dana desa dan unit usaha BUMDes yang bersumber dari uang negara.
Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan mendasar, mulai dari penggunaan dana BUMDes, jenis usaha yang dijalankan, hingga alasan tidak adanya keterbukaan informasi kepada publik.
Masyarakat Desa Jrengik pun mendesak adanya keterbukaan serta meminta pemerintah daerah Kabupaten Sampang untuk turun tangan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDes Desa Jrengik, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dan agar kepercayaan masyarakat dapat khawatir.
Redaksi: Team
Editor: Agl
Komentar
- Pengelolaan BUMDes Jrengik Sampang Disorot: PJ Kades dan Perangkat Desa Bungkam, Warga Desak Audit
- 0
