MENU

Mobile Apps

Tuntut Pencopotan Kapolres Tuban, MADAS Sedarah Dampingi Korban Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi

Monday, December 1, 2025, December 01, 2025 WIB Last Updated 2025-12-01T17:19:27Z

Tuban, 1 Desember 2025 Kompas Jurnal Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Bung Taufik, secara resmi menerima kuasa dari Mohamad Rifai, warga Kabupaten Tuban yang menjadi korban dugaan salah tangkap dan penganiayaan berat oleh oknum anggota Satreskrim Polres Tuban. Rifai ditangkap tanpa alasan masuk akal, dan disiksa hingga nyaris kehilangan nyawa. Penderitaan korban justru berlanjut saat berada di dalam rutan, di mana ia kembali dianiaya secara brutal.

Kejadian ini bukan hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tapi juga membuka mata kita tentang praktik kekerasan yang tak lagi bisa ditoleransi dalam institusi penegak hukum. Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Timur, tetapi hingga kini tidak ada respons yang memadai. Hambatan dari pihak internal polisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan serta berpotensi merusak kepercayaan publik.

Bung Taufik tegas menyatakan, persoalan ini bukan sekadar tindakan oknum, melainkan kegagalan total kepemimpinan di Polres Tuban. Untuk itu, ia menuntut pencopotan Kapolres Tuban dan Kasatreskrim sebagai konsekuensi dari kelalaian dan kegagalan mengendalikan anggotanya. 
Jabatan polisi adalah amanah negara, bukan alat untuk menindas rakyat kecil,” tegas beliau.
Sebagai bentuk perjuangan keadilan, MADAS Sedarah berencana menyuarakan aspirasi masyarakat melalui aksi di depan Mapolda Jawa Timur. Mereka menuntut proses hukum yang transparan, pencopotan pejabat yang bertanggung jawab, dan pemulihan hak penuh bagi korban.

MADAS Sedarah berdiri kuat membela rakyat dan menolak segala bentuk penindasan serta pelanggaran HAM oleh aparat negara. Masyarakat tidak boleh menjadi korban kesewenang-wenangan, dan suara keadilan harus didengar tanpa kompromi. 

Redaksi:Asis

Editor:Agl
Komentar

Tampilkan

  • Tuntut Pencopotan Kapolres Tuban, MADAS Sedarah Dampingi Korban Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi
  • 0

Bitcoin