MENU

Mobile Apps

Wonosari Berbenah Saat Loreng TNI dan Seragam Sekolah Bersatu Membasuh Desa

Saturday, March 7, 2026, March 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T05:01:44Z

PASURUAN Kompas Jurnal– Cahaya fajar menyapa lembut Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Minggu (8/3/2026). Namun, pagi itu suasana terasa berbeda. Deru semangat gotong royong memecah kesunyian desa saat Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan mulai bergerak. Bukan dengan senjata, melainkan dengan sapu, cangkul, dan kepedulian.

Pemandangan inspiratif tersaji di sepanjang jalan desa. Para prajurit TNI tampak bahu-membahu dengan warga lokal, serta puluhan siswa dari SMP Negeri 2 Gondangwetan. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan seragam sekolah; semuanya larut dalam satu tujuan: menjadikan lingkungan lebih asri.

Sambil mengangkut sampah dan merapikan selokan yang tersumbat, para siswa dengan ceria mengumpulkan ranting dan daun kering. Keterlibatan generasi muda ini menjadi poin penting dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa edukasi lingkungan paling efektif adalah melalui keteladanan langsung di lapangan.

Bagi Satgas TMMD, kegiatan ini bukan sekadar urusan fisik membersihkan jalan. Sertu Dwi, salah satu personel Satgas, mengungkapkan bahwa esensi utama dari aksi ini adalah pembangunan kesadaran.

"Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa lingkungan yang bersih bukan hadiah, melainkan hasil dari tanggung jawab bersama. Melihat antusiasme para siswa, kami optimis pesan ini sampai ke hati mereka," ujar Sertu Dwi di sela-sela kegiatannya.

Sentuhan humanis juga terasa saat ibu-ibu warga desa spontan menyediakan air minum dan kudapan bagi para peserta. Keakraban ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Saat matahari mulai meninggi, wajah Desa Wonosari telah bersalin rupa. Jalanan yang semula rimbun oleh rumput liar kini tertata rapi. Sampah-sampah yang mengganggu pemandangan telah berganti dengan lingkungan yang segar dan sedap dipandang.

Karya bakti ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD Ke-127. Penutupan kegiatan ditandai dengan jabat tangan hangat dan senyum lebar para siswa kepada para prajurit. Meski keringat bercucuran, ada rasa bangga yang tertinggal.

TMMD berharap, aksi nyata di hari Minggu ini tidak berhenti saat matahari terbenam, melainkan menjadi benih kebiasaan baru bagi masyarakat Wonosari untuk terus menjaga "rumah" mereka tetap bersih dan nyaman.

Redaksi:Team

Editor:Agl

Komentar

Tampilkan

  • Wonosari Berbenah Saat Loreng TNI dan Seragam Sekolah Bersatu Membasuh Desa
  • 0

Bitcoin