Home /
Daerah
News
Inovasi Briket Ramah Lingkungan Antarkan Alumni UNTAG Surabaya Raih Platinum Award di Malaysia
Inovasi Briket Ramah Lingkungan Antarkan Alumni UNTAG Surabaya Raih Platinum Award di Malaysia
kompas jurnal news
Saturday, December 20, 2025, December 20, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-20T15:45:02Z
SURABAYA, Kompas Jurnal – Ketertarikan Asis Riyanto, pengusaha muda asal Sidoarjo sekaligus alumni Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, terhadap isu lingkungan dan energi berkelanjutan menghadirkannya meraih prestasi mencapai tingkat internasional.
Bersama penampilannya, Asis berhasil meraih Innovation Platinum Award dalam ajang International Business and Management Virtual Innovation & Invention of Ideas Competition (VIVIC) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Bisnis dan Manajemen, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Puncak Alam, Malaysia.
Sebagai alumni FEB UNTAG Surabaya, Asis dikenal aktif mengembangkan pemikiran inovatif berdasarkan pemanfaatan sumber daya sederhana serta bahan-bahan yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar. Ketertarikannya pada energi inovasi berangkat dari membiarkannya terhadap tingginya ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil.
Dari kegelisahan tersebut, Asis menggagas inovasi bertajuk “Inovasi Bahan Bakar Briket Arang untuk Energi Berkelanjutan”. Inovasi ini menawarkan pemanfaatan briket arang sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, serta berpotensi diterapkan secara luas, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses energi.
Menurut Asis, ide tersebut lahir dari pengamatan langsung terhadap persoalan limbah dan kebutuhan energi yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Ia menilai briket arang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai solusi energi terjangkau yang sejalan dengan prinsip keinginan.
“Melalui inovasi ini, kami ingin menghadirkan solusi energi yang tidak hanya efisien dari sisi biaya dan bahan baku, tetapi juga mudah diterapkan oleh masyarakat,” ujar Asis Riyanto, Sabtu (20/12/2025).
Kompetisi VIVIC 2025 diikuti oleh mahasiswa dan politeknik dari berbagai negara, dengan penilaian meliputi aspek kebaruan inovasi, kebermanfaatan, serta dampak sosial dan lingkungan. Keberhasilan Asis meraih penghargaan tertinggi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi berbasis kepedulian lingkungan mampu mendapat pengakuan di kancah global.
Bagi Asis, pencapaian ini bukan sekedar prestasi akademik semata, melainkan menjadi pijakan awal untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masa depan yang berkelanjutan.
Redaksi: Tim
Editor: Agl
Komentar
- Inovasi Briket Ramah Lingkungan Antarkan Alumni UNTAG Surabaya Raih Platinum Award di Malaysia
- 0
