Home /
Daerah
News
Nama Organisasi Terseret Video Viral, Ketum Madas Sedarah Tegaskan Tak Terlibat Perusakan Rumah Nenek Elina
Nama Organisasi Terseret Video Viral, Ketum Madas Sedarah Tegaskan Tak Terlibat Perusakan Rumah Nenek Elina
kompas jurnal news
Saturday, December 27, 2025, December 27, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-27T16:02:47Z
SURABAYA, Kompas Jurnal — Video pengusiran dan perusakan rumah milik Nenek Elina Widjajanti di wilayah Sambikerep, Surabaya, yang diduga melibatkan sekelompok massa beratribut organisasi kemasyarakatan (ormas), viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik. Aksi tersebut dinilai mencederai rasa keadilan dan nilai kemanusiaan, terlebih karena menyasar seorang warga lanjut usia.
Menanggapi polemik tersebut, Organisasi Masyarakat (Ormas) Madas Sedarah menyampaikan pernyataan resmi sebagai bentuk hak jawab atas isu yang menyeret nama organisasi mereka.
Ketua Umum Madas Sedarah, Moh. Taufik, S.I.Kom., S.H., M.H., yang akrab disapa Bung Taufik, menegaskan bahwa Madas Sedarah tidak terlibat secara kelembagaan dalam peristiwa yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum.
“Kami tegaskan, Madas Sedarah secara organisasi tidak pernah memerintahkan, merencanakan, ataupun terlibat dalam tindakan perusakan dan pengusiran tersebut,” ujar Bung Taufik kepada awak media, Jumat (26/12/2025).
Ia membenarkan bahwa salah satu individu yang terekam dalam video viral tersebut memang tercatat sebagai anggota Madas Sedarah. Namun, Bung Taufik menekankan bahwa peristiwa itu terjadi sebelum yang bersangkutan bergabung dengan organisasi.
“Yang bersangkutan melakukan tindakan itu bukan atas nama Madas. Pada saat kejadian, dia belum menjadi anggota kami,” tegasnya.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik sekaligus mencegah generalisasi yang berpotensi merugikan organisasi secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Bung Taufik menjelaskan bahwa insiden perusakan rumah Nenek Elina juga terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Madas Sedarah, sehingga menurutnya peristiwa tersebut berada di luar tanggung jawab struktural kepengurusan saat ini.
Meski demikian, ia mengakui bahwa peristiwa tersebut berdampak pada persepsi publik terhadap organisasi kemasyarakatan, termasuk Madas Sedarah, khususnya di wilayah Surabaya.
Sikap Kooperatif dan Dukungan Proses Hukum
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Madas Sedarah menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
“Kami mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan. Siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara pribadi sesuai hukum yang berlaku,” kata Bung Taufik.
Selain itu, Madas Sedarah menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi internal, termasuk pembenahan sistem keanggotaan serta penguatan edukasi hukum bagi anggota, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sebagai informasi, Madas Sedarah dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, solidaritas warga, dan kegiatan kemasyarakatan di berbagai daerah. Organisasi ini mengklaim fokus pada kerja-kerja sosial, advokasi masyarakat, serta penguatan persaudaraan antarwarga.
Dengan adanya klarifikasi ini, Madas Sedarah berharap masyarakat dapat membedakan antara tindakan individu dan sikap resmi organisasi. Sementara itu, aparat penegak hukum diharapkan dapat mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut sesuai prinsip objektivitas dan asas praduga tak bersalah.
Kasus ini saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Redaksi: Aziz
Editor:Agl
Komentar
- Nama Organisasi Terseret Video Viral, Ketum Madas Sedarah Tegaskan Tak Terlibat Perusakan Rumah Nenek Elina
- 0
