Home /
Daerah
News
Polri
Operasi Zebra Semeru 2025 Ditutup: 534 Ribu Kegiatan Digelar, Surabaya Dominasi E-TLE, dan Kecelakaan Menurun Signifikan
Operasi Zebra Semeru 2025 Ditutup: 534 Ribu Kegiatan Digelar, Surabaya Dominasi E-TLE, dan Kecelakaan Menurun Signifikan
kompas jurnal news
Wednesday, December 3, 2025, December 03, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-03T15:34:21Z
Surabaya, Kompas Jurnal– Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung selama 17–30 November 2025 resmi ditutup. Hasil pelaksanaan operasi menunjukkan kinerja maksimal jajaran Kepolisian di seluruh wilayah Jawa Timur dalam meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan berlalu lintas.
Selama dua pekan pelaksanaan, tercatat lebih dari 534 ribu kegiatan digelar sebagai upaya preventif, preemtif, dan represif.
Pada aspek preventif, kepolisian melaksanakan 213.792 kegiatan, meliputi ramp check bagi pengemudi angkutan umum, pemeriksaan kelengkapan kendaraan perusahaan maupun sekolah, penempatan personel di titik rawan pelanggaran, serta penguatan patroli Turjawali Lantas sebanyak 192.397 kegiatan.
Sementara pada aspek preemtif, dilakukan 213.792 kegiatan penyuluhan kepada masyarakat, komunitas kendaraan, sekolah, serta sosialisasi melalui media cetak, elektronik, dan media sosial. Materi imbauan keselamatan juga disampaikan melalui spanduk, leaflet, stiker, dan billboard di berbagai wilayah.
Pada aspek represif, sejumlah wilayah mencatat kontribusi signifikan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis teknologi maupun manual. Berdasarkan rekapitulasi selama 14 hari operasi:
- Resta Malang Kota :Mendominasi pada kategori teguran, dengan total 144.157 teguran, tanpa penerbitan tilang manual maupun E-TLE.
- Res Pasuruan:Mencatat 2.578 E-TLE statis, 371 E-TLE mobile, 9 tilang manual, serta 103.963 teguran, dengan total 106.921 penindakan.
- Polrestabes Surabaya :Menjadi wilayah dengan penindakan berbasis teknologi tertinggi, yakni 3.799 E-TLE statis, 2.100 E-TLE mobile, didukung 150 tilang manual dan 100.847 teguran, sehingga total mencapai 106.896 penindakan.
Data tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan sistem E-TLE di wilayah perkotaan, khususnya Surabaya dan Pasuruan, menjadi tulang punggung penegakan hukum selama Operasi Zebra Semeru 2025.
Selama operasi, tercatat 23 kejadian kecelakaan. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat. Sebanyak 32 orang mengalami luka ringan, dengan nilai kerugian materiil sebanyak Rp 9.380.000. Angka ini menunjukkan tren penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Gali Bayu Raditya, S.I.K., M.M., menyatakan bahwa rangkaian kegiatan intensif dalam Operasi Zebra menjadi langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Operasi Zebra Semeru 2025 juga menjadi langkah strategis menuju Operasi Lilin Semeru 2025, yang diprediksi memiliki intensitas arus lalu lintas jauh lebih tinggi menjelang pergantian tahun 2025–2026,” ujarnya.
Redaksi: EdiC
Editor:Agl
Komentar
- Operasi Zebra Semeru 2025 Ditutup: 534 Ribu Kegiatan Digelar, Surabaya Dominasi E-TLE, dan Kecelakaan Menurun Signifikan
- 0
