Home /
Daerah
News
Pasien Puskesmas Blega Keluar Kamar Demi Lihat Artis, Pemuda Bangkalan Desak Dinkes Beri Sanksi Tegas
Pasien Puskesmas Blega Keluar Kamar Demi Lihat Artis, Pemuda Bangkalan Desak Dinkes Beri Sanksi Tegas
kompas jurnal news
Saturday, January 3, 2026, January 03, 2026 WIB
Last Updated
2026-01-03T13:14:44Z
Bangkalan, Kompas Jurnal – Sejumlah pemuda di Kabupaten Bangkalan angkat bicara terkait beredarnya video di status WhatsApp yang memperlihatkan seorang pasien rawat inap diduga diizinkan keluar kamar perawatan oleh petugas Puskesmas Blega. Pasien tersebut disebut keluar untuk melihat artis Dangdut Academy 7 (DA7), Valen, yang melintas menuju kampung halamannya di Pamekasan, Kamis (1/1/2026).
Pemuda Bangkalan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk keteledoran serius yang bertentangan dengan etika profesi dan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan kesehatan. Mereka mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan agar memberikan sanksi tegas kepada petugas puskesmas yang bertugas saat kejadian berlangsung.
“Ini bukan persoalan sepele. Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Membiarkan pasien rawat inap keluar kamar demi kepentingan non-medis adalah pelanggaran serius terhadap disiplin dan etika pelayanan kesehatan,” tegas salah satu perwakilan pemuda Bangkalan.
Menurut mereka, petugas kesehatan terikat pada kode etik profesi serta peraturan kepegawaian yang berlaku. Kepala Puskesmas setempat memiliki kewenangan memberikan teguran lisan maupun tertulis, sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan berwenang menjatuhkan sanksi administratif, termasuk penundaan kenaikan pangkat atau penurunan jabatan.
Selain itu, apabila tenaga medis yang terlibat merupakan perawat atau bidan, maka organisasi profesi seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dapat memproses dugaan pelanggaran kode etik. Sementara untuk aparatur sipil negara (ASN/PNS), sanksi kepegawaian akan mengacu pada peraturan pemerintah tentang disiplin PNS melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Inspektorat.
Pemuda Bangkalan juga menyatakan akan menempuh jalur resmi dengan mengajukan laporan atau pengaduan sesuai mekanisme hukum yang berlaku sebagai bentuk kontrol sosial terhadap kinerja pelayanan publik di bidang kesehatan.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Puskesmas Blega, Fitri, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan bahwa pihak puskesmas telah menerapkan SOP dan kondisi pasien saat itu dinilai stabil.
“Pasien sudah diperingatkan oleh petugas medis dan satpam puskesmas agar tidak keluar ke halaman. Namun pasien tetap memaksa karena ingin melihat Valen yang akan melintas di jalan raya. Pasien didampingi oleh suaminya, dan petugas berada di belakang untuk standby serta mengawasi,” ujar Fitri.
Meski demikian, Pemuda Bangkalan tetap menyayangkan kejadian tersebut. Mereka menilai membiarkan pasien yang sedang sakit keluar untuk melihat artis merupakan tindakan yang ironis dan tidak mencerminkan profesionalisme pelayanan kesehatan.
Redaksi: Aziz
Editor:Agl
Komentar
- Pasien Puskesmas Blega Keluar Kamar Demi Lihat Artis, Pemuda Bangkalan Desak Dinkes Beri Sanksi Tegas
- 0
