Home /
Daerah
News
Capaian Akhir Tahun 2025: BNN Sita Tonan Barang Bukti dan Perkuat Operasi Gabungan demi Indonesia Bersinar
Capaian Akhir Tahun 2025: BNN Sita Tonan Barang Bukti dan Perkuat Operasi Gabungan demi Indonesia Bersinar
kompas jurnal news
Saturday, December 20, 2025, December 20, 2025 WIB
Last Updated
2025-12-20T15:23:53Z
JAKARTA TIMUR, Kompas Jurnal – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 pada Jumat (19/12/2025) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur. Dalam kesempatan tersebut, BNN menegaskan komitmennya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di tengah dinamika ancaman narkoba yang semakin kompleks.
Mengusung semangat “Perang Melawan Narkoba untuk Kemanusiaan”, BNN memandang perang melawan narkoba sebagai upaya kemanusiaan yang menempatkan perlindungan dan penyelamatan manusia sebagai tujuan utama. Pendekatan ini diwujudkan melalui penindakan tegas terhadap bandar dan jaringan narkoba, disertai pendekatan rehabilitatif bagi penyalahguna dengan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.
Sepanjang tahun 2025, BNN bersama aparat penegak hukum berhasil mengungkap 746 kasus tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika, mengungkap 42 jaringan peredaran terorganisir yang terdiri dari 33 jaringan nasional dan 9 jaringan internasional, serta mengamankan 1.174 tersangka.
Adapun barang bukti yang berhasil disita meliputi sabu seberat 4,01 ton, ganja 2,17 ton, ganja sintetis 2,06 kilogram, butir 364.750 dan ekstasi 142 kilogram, serta kokain 4,7 kilogram.
Selain penindakan di hilir, BNN juga memutus rantai produksi narkotika dari hulu melalui pemusnahan ladang ganja, khususnya di wilayah Aceh. Sepanjang tahun 2025, BNN membentang seluas 127.800 meter persegi ladang ganja dengan total 224.500 batang tanaman, atau setara dengan 109,8 ton ganja.
Dalam upaya memiskinkan jaringan narkoba, BNN mengungkap enam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan nilai aset yang disita mencapai Rp144,19 miliar. Selain itu, BNN berhasil menangkap 16 Daftar Pencarian Orang (DPO) jaringan narkoba, termasuk buronan Interpol Dewi Astutik alias Mami yang ditangkap di Kamboja.
Tahun 2025 juga mencatat pencapaian bersejarah melalui penyebaran penyelundupan sekitar dua ton sabu dari Kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, yang menjadi salah satu kasus terbesar dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia. Untuk pertama kalinya pula, BNN bersama Polri dan TNI melaksanakan Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba secara serentak di 53 titik di 34 provinsi.
Di bidang pencegahan, BNN memperkuat program Desa Bersinar dan Keluarga Bersinar sebagai benteng utama pencegahan narkoba berbasis komunitas dan keluarga. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 214 Desa Bersinar dibina dan 4.280 anggota keluarga terlibat dalam program Keluarga Bersinar. BNN juga mengintegrasikan nilai-nilai anti-narkoba dalam sektor pendidikan melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) serta meluncurkan gerakan nasional ANANDA BERSINAR yang menempatkan anak sebagai subjek perlindungan.
Penguatan peran masyarakat tercermin dari peningkatan Indeks Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (IKOTAN) dengan nilai nasional 3,23 (kategori Tanggap) serta Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP) sebesar 3,66 (kategori Sangat Mandiri). Sepanjang tahun 2025, BNN juga melaksanakan advokasi kebijakan pada 326 lembaga serta layanan deteksi dini melalui tes urin kepada 197.727 orang.
Di bidang rehabilitasi, BNN mencatat 12.713 pecandu direhabilitasi dari total 52.032 penerima layanan pemulihan sepanjang tahun 2025. BNN terus memperkuat standar layanan dengan mendorong mendidik Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi lembaga rehabilitasi serta mengembangkan inovasi Rehabilitasi Keliling (Re-Link) dan Telerehabilitasi untuk memperluas akses layanan pemulihan.
BNN menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Melalui inovasi, sinergi lintas sektor, dan pendekatan kemanusiaan, BNN berkomitmen mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba, sejalan dengan Asta Cita ke-7 Presiden dan Wakil Presiden. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan Call Center 184 sebagai akses informasi, konsultasi, dan pendampingan terkait narkoba.
Redaksi: Azis
Editor:Agl
Komentar
- Capaian Akhir Tahun 2025: BNN Sita Tonan Barang Bukti dan Perkuat Operasi Gabungan demi Indonesia Bersinar
- 0
