MENU

Mobile Apps

Dukung PSEL Surabaya Raya 2026, Kabupaten Lamongan Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari

Thursday, December 18, 2025, December 18, 2025 WIB Last Updated 2025-12-18T16:23:19Z

Lamongan, Kompas Jurnal– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama penyelenggaraan proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Surabaya Raya yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026. Dukungan tersebut diberikan setelah Kabupaten Lamongan ditetapkan sebagai salah satu daerah rekomendasi dalam proyek kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tersebut.

Melalui program PSEL Surabaya Raya, pengelolaan sampah tidak hanya fokus pada pengurangan timbunan sampah, tetapi juga menjadi solusi strategi dalam menciptakan energi terbarukan yang relatif lebih ramah lingkungan. Program ini dinilai mampu mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir (TPA), menekan emisi gas rumah kaca dari sampah organik yang membusuk, serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Meski demikian, pengelolaan sampah menjadi energi listrik tetap memerlukan teknologi canggih, khususnya dalam mengendalikan emisi hasil pembakaran dan pengelolaan residu abu yang berpotensi berbahaya.

Pembangunan PSEL Surabaya Raya akan berpusat di Kecamatan Benowo, Surabaya. Pada saat mulai beroperasi, sistem pengelolaan akan menerapkan mekanisme kontribusi dari daerah-daerah yang telah ditetapkan. Masing-masing daerah akan mengirimkan sampah sesuai kuota yang ditentukan oleh induk PSEL.

Kabupaten Lamongan ditetapkan untuk mengirimkan 100 ton sampah per hari ke PSEL Surabaya Raya. Sampah tersebut berasal dari timbunan sampah harian dan sampah yang dikelola di TPA secara berkelanjutan. Selain itu, pemerintah daerah yang masuk dalam rekomendasi Surabaya Raya juga diminta untuk menyiapkan sarana dan prasarana pengumpulan serta pengangkutan sampah.
“Kabupaten Lamongan masuk dalam rekomendasi daerah yang akan berkontribusi pada PSEL Surabaya Raya tahun 2026 mendatang. Saat sudah beroperasi nanti, daerah yang telah ditetapkan akan mengirimkan sampah secara kontinuitas sebanyak 100 ton per hari ke PSEL Surabaya Raya,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai mengikuti rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan sampah, Rabu (17/12), di Jakarta.
Bupati yang akrab disapa Pak Ya tersebut juga menambahkan bahwa energi listrik yang dihasilkan dari PSEL Surabaya Raya nantinya akan dibeli oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pada kesempatan itu, Pak Yes memaparkan bahwa produksi sampah di Kabupaten Lamongan saat ini mencapai sekitar 550 ton per hari. Dari jumlah tersebut, pengelolaan sampah melalui TPA Tambakrigadung mampu menyerap sekitar 160 ton per hari, ditambah pengelolaan melalui 24 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang mampu mengelola sekitar 40 ton sampah per hari.

Redaksi: Yoyon

Editor:Agl

Komentar

Tampilkan

  • Dukung PSEL Surabaya Raya 2026, Kabupaten Lamongan Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari
  • 0

Bitcoin