MENU

Mobile Apps

Lamongan Award 2025: Bupati Yuhronur Efendi Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Saturday, December 6, 2025, December 06, 2025 WIB Last Updated 2025-12-06T15:37:45Z

 Lamongan, Kompas Jurnal – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Lamongan Award 2025 pada Jumat (5/12) di Pendopo Lokatantra. Ajang penghargaan yang diberikan untuk capaian pajak daerah serta Megilan Inovasi dan Teknologi (Megnotek) ini menekankan pentingnya transformasi digital dan realisasi inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa setiap inovasi yang dihasilkan harus berkelanjutan, mampu memberikan solusi, serta memberikan nilai tambah dalam akselerasi pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan maksimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan tersebut.
Pada tahun 2025, tercatat terdapat 203 inovasi yang masuk tahap penilaian, terdiri dari 72 inovasi digital dan 131 inovasi non-digital. Seluruh inovasi tersebut disusun selaras dengan Peraturan Daerah, RPJMD Kabupaten Lamongan, lima belas program prioritas, Renstra, RIPJ-PID, RKPD, serta program prioritas pemerintah provinsi maupun pusat.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, yang hadir secara langsung, menegaskan bahwa inovasi tidak hanya berbicara mengenai implementasi maupun keberlanjutan, tetapi juga harus memberikan dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat serta menjawab berbagai isu yang ada. Karena itu, inovasi perlu ditopang riset mendalam sesuai kondisi tiap daerah.

Pada Megnotek 2025, sejumlah kategori penghargaan diberikan kepada berbagai sektor, antara lain:
  • Kategori OPD: Megilan Entrepreneur (Megpreneur), Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2 (Simaya), Posyandu Kucing, dan lainnya.
  • Kategori Website/Mobile App: Aplikasi Pembuatan Modul Ajar Pembelajaran Mendalam secara Otomatis berbasis AI oleh Kurnia Yahya (SMK Muhammadiyah 1 Lamongan), dan lainnya.
  • Kategori Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan: Baytal Atiq Agriculture—Pupuk organik padat dan cair berbahan limbah serbuk batu alam dan ekstrak tanaman oleh Levia Inggit Sayekti, S.E., M.M. bersama tim Universitas Islam Lamongan, dan lainnya.
  • Kategori Sosial Budaya dan Kependudukan: Sanggar Mbah Guru, Inovasi Sosial Batik Penjaga Bumi oleh Endang Dzurnaini (Desa Jugo, Sekaran), dan lainnya.
  • Kategori Pendidikan: SIBECATU (Aplikasi Belajar Baca Kelas Satu) oleh SDN Ngayung, dan lainnya.
Selain penghargaan inovasi, acara ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah melalui pajak daerah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wamendagri Bima Arya bersama Bupati Yuhronur Efendi kepada Kecamatan Deket, Kecamatan Pucuk, Kecamatan Mantup, dan Kecamatan Kalitengah.

Redaksi: Yoyon

Editor:Agl

Komentar

Tampilkan

  • Lamongan Award 2025: Bupati Yuhronur Efendi Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
  • 0

Bitcoin