Pasar "Kuburan" di Lamongan: Pedagang Ayam Pasar Sidoarjo Menjerit Minta Solusi Pemerintah
Lamongan, 3 Desember 2025 Kompas Jurnal— Sebuah video yang merekam keputusasaan para pedagang di Pasar Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, viral di media sosial, menjadi sorotan tajam atas kondisi mati suri pasar tradisional tersebut. Dalam rekaman yang diunggah akun Facebook "Satria P", sekelompok ibu penjual ayam terlihat menangis dan berteriak memohon bantuan pemerintah karena sepinya pengunjung yang membuat roda perekonomian mereka lumpuh.
“Hei pemerintah, urusen loh iki! Kukut kabeh iki loh, iki pasar ta kuburan,” teriak salah satu pedagang dalam video, menggambarkan kondisi pasar yang mereka ibaratkan seperti "kuburan" tanpa transaksi.
Dampak Nyata Penurunan Penjualan
Kondisi ini mengakibatkan penurunan penjualan secara drastis, memukul langsung mata pencaharian pedagang kecil. Pedagang menyampaikan bahwa kerugian yang dialami sudah tidak dapat ditoleransi.
"Biasanya kami memotong 20 ekor ayam, kini yang laku hanya lima. Ini jelas merugikan kami," ujar pedagang dalam keterangan di unggahan tersebut, mencerminkan omzet harian yang anjlok lebih dari 75%.
Fenomena ini tidak hanya dialami pedagang ayam, namun juga pedagang bahan pokok lainnya yang bergantung pada keramaian Pasar Sidoarjo sebagai pusat perekonomian lokal.
Desakan Kepada Perumda dan Pemkab
Viralnya video ini menjadi alarm keras bagi semua pihak terkait, terutama manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Sidoarjo Kabupaten Lamongan untuk segera bertindak mencari solusi nyata.
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak Perumda dan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mendapatkan tanggapan resmi mengenai akar masalah sepinya pasar — apakah disebabkan oleh relokasi, persaingan ritel modern, atau kondisi fasilitas pasar yang tidak memadai. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai langkah penanganan konkret.
Antisipasi dan Harapan
Kejadian ini menegaskan urgensi perhatian pemerintah daerah terhadap nasib pedagang kecil. Masyarakat menantikan apakah Pemerintah Kabupaten Lamongan akan mengeluarkan kebijakan dan dukungan konkret, seperti program revitalisasi pasar, promosi, atau insentif bagi pedagang, guna menghidupkan kembali gairah ekonomi Pasar Sidoarjo.
Tim media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menantikan respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. (Bersambung...)
Redaksi: Team
- Pasar "Kuburan" di Lamongan: Pedagang Ayam Pasar Sidoarjo Menjerit Minta Solusi Pemerintah
- 0
